Showing posts with label kerja. Show all posts
Showing posts with label kerja. Show all posts

Saturday, 2 January 2016

Cara Mengupdate Dapodik Yang Sudah Expired

Selamat petang para operator!
          Setelah kemarin kita melakukan pendataan peserta ujian nasional secara online, sekarang kita bersiap lagi untuk memasuki tahap baru dalam pendataan. Yakni... pandataan semester 2 via dapodik! Pasti sudah bersiap semua kan teman-teman operator?
          Wait, wait, tunggu bentar! Ada yang janggal nih! Buka dapodik kok sudah expired? Sudah gak bisa dibuka lagi! Lalu bagaimana dong dengan pendataan semester selanjutnya? Waaaa... help meeee! Kembalikan dapodikku seperti sedia kalaaaa!! Tiiiddaaaaakkkkkkk!!! Stop, stop, stooppp! Jangan lebay gitu deh. Plis dong ah..
          Oke kita cari solusi pemecahan permasalahannya. Memang benar aplikasi dapodik yang telat update nya akan mengalami notifikasi expired. Jika aplikasi sudah expired, maka tidak akan dapat dipakai untuk melakukan pendataan lagi. Karena semua fiturnya sudah ter lock. Lalu bagaimana cara mengantisipasi dan menormalkan kembali dapodiknya?
Pilih Yang Updater
          Sebenarnya cara menormalkan kembali aplikasi dapodik yang expired ini relatif mudah. Kita cukup mengupdate-nya. Bukankah update dapodik sekarang melalui menu pengaturan dan chek pembaruan? Yap betul! Tapi itu bagi aplikasi yang belum mengalami expired. Kalau sudah expired bagaimana? Cukup dengan masuk ke sini. Dan unduh yang updater nya. (ingat, cukup updater yang didownload, kita tak perlu mendownload installernya) dan tunggu hingga terdownload hingga tuntas.
Instal Updaternya
          Setelah terdownload, silahkan di instal (klik kanan, run as administrator) dan biarkan terinstal hingga selesai. Langkah selanjutnya adalah buka dapodik, dan login seperti biasa. Jika masih ada notifikasi aplikasi masih expired, tekan f5 atau fn+f5, atau reload atau refresh (Jenis dan merk laptop juga mempengaruhi tombol apa yang harus dipencet). Dan lihat hasilnya.... insya Allah jika cara yang teman-teman lakukan berjalan dengan lancar, maka aplikasi dapodik sudah dapat digunakan dengan normal dan sudah terupdate dengan versi terbaru.
Nikmati Tampilannya Dalam versi 4.0.3
          Oke cukup sekian untuk kali ini. Lain kali kita bahas yang lain lagi. Capek nulisnya...

Wednesday, 25 November 2015

Cara Daftar Calon Peserta Ujian Nasional Secara Online


Selamat Hari Guru 25 November...
Hai, hai, hai selamat berkarya para pendidik. Selamat berjumpa lagi dengan aku ya, cowok yang memiliki blog ini. Kalian harus tahu, ini tuh blogku, dan memang blogku. Bukan blog yang lain? Kenapa? Asal tahu aja ya, orang lain pada gak mau tuh ngakuin blog ini milik mereka karena kata mereka blognya gak keren. Yah mau gimana lagi? Walau aku paksa-paksa mereka buat ngakuin blog ini sebagai milik mereka, masih saja mereka tetep pada gak mau karena ya itu tadi, katanya blognya gak keren dan gak imut sama sekali. Yasudahlah, aku ya gak mau lagi maksa mereka buat ngakuin blog ini sebagai milik mereka.
Sore ini (waktu nulis ini memang waktu disini sore. Malah cenderung malam karena hari ternyata mendung dan keadaan diruangan sangat gelap karena listriknya gak dinyalain) aku ingin menulis sesuatu yang baru lagi buat temen-temen operator sekolah. Jadi yang merasa bukan berjiwa operator, segeralah angkat kaki dari sini. Pergi yang jauh, yang lama, kalau perlu merantau sekalian sana, tapi nanti kembali lagi dengan membawa oleh-oleh dan hasil yang banyak dari perantauan. Haha. Tapi sebelumnya, gak ada salahnya kalau aku mengucapkan “Selamat Hari Guru Nasional 25 November 2015” Untuk segenap guru, pendidik, dan tenaga kependidikan di seluruh indonesia. Semoga segala cita-cita pendidikan dapat tercapai lagi, dan lebih ikhlas dalam menjalankan segala tanggung jawab dan kewajiban yang diembannya, tidak prengat-prengut (ini bahasa indonesianya apa ya? Itu lho yang bibirnya ditekuk dan mukanya ditekuk terus. Dalam bahasa jawa itu namanya prengat-prengut.) ketika sertifikasi terlambat cair, bekerja demi murid-muridnya tercinta, bukan hanya memburu kuota rasio 1 : X biar setifikasi tetap turun, dan juga kembali memaknai slogan “Guru Sebagai Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” dengan lebih hakiki dan tentunya kembali ke fitrah.
Seperti yang telah aku sampaikan dimuka (Mukanya siapa? Muka aku atau muka kamu? Atau mukanya dia? Atau bahkan mukanya mereka? Gimana kalau mukanya yang bermuka dua? Atau malah yang cari muka? halahhh), postingan kali ini aku khususkan buat para operator sekolah. Kenapa? Ini berkenaan dengan tugas baru (tepatnya tambahan tugas dari negara untuk kaum yang namanya operator sekolah. Yang sabar ya kawan operator, ditengah inflasi yang kian meninggi dan harga barang-barang yang melambung naik, untuk sementara yang bertambah tugasnya, kewajiban dan tanggung jawabnya dulu. Semoga saja setelah itu, kesejahteraan dan gajinya juga ikut nambah. Untuk sementara, kita nikmati saja dulu pekerjaan yang ada pada diri kita..). *pasti nanti ujung-ujungnya akan ada yang bilang “yang penting kerja yang ikhlas ya mas. Nanti pasti akan ada hikmah kedepannya”. Kalo aku yang dibilangin gitu, maka jawabanku adalah “heh, pak, ikhlas sih ikhlas pak kerjanya. Tapi istri dan anak saya (calon anak tepatnya. aseeekkk) gak bisa kenyang tuh pak kalo diberi makan yang namanya ikhlas!”
Yah... tugas kita akan nambah lagi deh. Kali ini yang masuk dalam keluarga besar tugas operator adalah pendataan dan pendaftaran peserta ujian untuk tahun 2015. (makin tambah mumet gak tuh operatornya? Sabaaarrrr....). nah, ini aku sudah coba untuk membuat panduan untuk temen-temen operator untuk sekedar menjelaskan secara garis besar apa saja yang harus dilakukan untuk mendaftarkan peserta ujian kita secara online. Kita mulai saja yuk..
Yang pertama, yang perlu kita tahu adalah tugas dari masing-masing tingkat dalam proses pendaftaran ini;
PERAN SEKOLAH
1.     Mengirimkan data ke server Dapodik.
2.    Pemrosesan data NISN di vervalpd terutama bagi peserta didik tingkat akhir (kelas 6, 9, dan 12).
3.    Melakukan verifikasi kelengkapan data individual peserta didik calon peserta UN.
4.    Mengunduh Daftar Calon Peserta (DCP) dan Berita Acara dari website manajemen UN.
5.    Penyerahan Daftar Calon Peserta (DCP) kepada Panitia UN di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota.
6.    Penandatanganan berita acara penyerahan Daftar Calon Peserta (DCP).
PERAN PANITIA UN KABUPATEN/KOTA
1.     Mengadakan sosialisasi terkait pendataan calon peserta UN berbasiskan Dapodik.
2.    Menerima Daftar Calon Peserta (DCP) dari sekolah.
3.    Penandatanganan Berita Acara penyerahan DCP.
4.    Melakukan verifikasi kelengkapan DCP.
5.    Mengisi rekap data sekolah yang telah menyerahkan DCP di website Manajemen UN.
6.    Memproses DCP yang telah diterima dari sekolah ke Aplikasi Biodata UN.
7.    Memastikan semua sekolah telah menyerahkan DCP.
PERAN PANITIA UN PROVINSI
1.     Mengadakan koordinasi dengan panitia UN Kabupaten/Kota terkait pendataan calon peserta UN berbasis data Dapodik
2.    Melakukan verifikasi kelengkapan data sekolah yang telah mengirimkan DCP disetiap Kabupaten/Kota, melalui website Manajemen UN.
3.    Monitoring data calon peserta UN setiap Kabupaten/Kota di Aplikasi Biodata UN.
PERAN PUSPENDIK KEMDIKBUD
1.     Menetapkan satuan pendidikan peserta UN.
2.    Memantau dan mengevaluasi pelaksanaan proses pendataan UN.
Setelah mengetahui tugas masing-masing tingkatan, untuk selanjutnya adalah mari kita lakukan proses pendaftarannya.
1.     Login ke servernya.
Servernya silahkan dipilih sesuai dengan jenjang sekolah masing-masing.
• Satuan Pendidikan Dasar (SD dan SMP)
• Satuan Pendidikan Menengah (SMA dan SMK)

Login

2.    Tampak beranda dari aplikasi pendaftaran peserta ujian online.
Beranda
3.    Menu utama Peserta UN. Ada beberapa tombol dan memiliki masing-masing fungsi disini.
Tidak ada yang merah karena semua sudah terverifikasi. yyyyeeeyyyy

Filter Calon Peserta Ujian


Pengaturan Rombel
file berbentuk .dz

notifikasi download file .dz

Data Siswa Calon Peserta ujian

Berita Acara

a)    Menu Filter Data Peserta Didik memiliki fungsi untuk memudahkan dalam mendeteksi data Peserta Didik yang sudah memiliki NISN dan belum memiliki NISN. Data Peserta Didik yang berwarna merah menandakan data Peserta Didik dengan NISN masih kosong dan atau tidak valid. Lakukan verifikasi dan validasi data NISN di vervalpd.data.kemdikbud.go.id
b)   Menu pengaturan nomor kursi memiliki fungsi untuk pengaturan urutan Rombel agar dapat digunakan untuk urutan ruangan ujian dan bangku siswa.
c)    Menu unduh file calon peserta UN. Merupakan file yang berisikan data dari semua peserta UN yang sudah diverifikasi dan divalidasi. (semua data sudah benar), dan file unduhan ini berbentuk .dz. bagi yang penasaran apa itu file .dz, ini nih penjelasannya :
A DZ is a compressed file created by Dzip, which saves an archive in a proprietary format. The DZIP compression format is known to be much quicker in creating a compressed file than other compression formats, and the DZ format may also implement better compression ratios than other compression standards. DZ files are compressed in smaller file sizes compared to other compression formats. For this reason a DZ file may be included with the DZ application itself in some circumstances. The Dzip software is a command line application engineered to integrate encoding and compression specifications into files and folders selected for compression by the user. A Dzip file is stored in the DZ format and is appended with the .dz extension. These DZ files can be created and decompressed using the Dzip software. Digital data compressed and stored as a DZ compressed file can be extracted quicker than other files implemented with other compression specifications and standards. Microsoft Windows users with computers running on Linux-based systems can use the Dzip application to create and decompress DZ files. Dzip software is also available for Mac platforms.

Jadi, secara garis besar .dz file merupakan salah satu file hasil kompresi (kita sudah mengenal jenis file kompresi yang lain yakni .zip dan .rar), dan bisa dibuka dengan aplikasi terntentu (sepertimana kita membuka file .zip dengan winzip dan file .rar dengan winrar. Tapi kelebihan dari .dz file ini adalah proses kompresi yang lebih cepat daripada menggunakan aplikasi yang konvensional). Pengen bisa membuka file dengan ekstensi .dz? bisa kok. Coba deh browsing dengan kata kunci “how to open .dz file” nanti akan banyak petunjuk untuk membukanya.
d)   Tombol Unduh CPUN ke Excel sudah jelas fungsinya kan? Pasti untuk mengunduh data yang sudah kita utak-atik tadi dalam format excel.
e)   Kemudian untuk tombol unduh berita acara, ini nanti berfungsi untuk mengunduh file dalam bentuk .pdf yang berisi 2 hal, yakni berita acara serah terima pendaftaran calon peserta ujian, dan data peserta Ujian yang sudah kita utak atik tadi.
4.    Oke, setelah selesai, silahkan temen-temen operator istirahat sejenak. Untuk  selanjutnya biar operator kabupaten yang bertindak.
Nah, bagaimana? Mudah kan melakukannya? Oke, karena mudah, maka silahkan dicicil ya. Biar kita juga nanti persiapan kalo sewaktu-waktu ada tugas yang lain lagi. Biar gak numpuk-numpuk.
Oh iya, biar lebih jelas lagi keterangan tentang aplikasi ini, aku sertakan juga manual aplikasinya. silahkan langsung menuju ke TKP bagi yang membutuhkan.


CATATAN PENTING
1.     Jika ada perubahan/perbaikan, data diperbaiki melalui sinkronisasi pada aplikasi Dapodik. Perubahan tersebut otomatis mengubah data di manajemen UN secara realtime.
2.    Pastikan NISN valid melalui aplikasi vervalpd.data.kemdikbud.go.id
3.    Jika sekolah memiliki kendala dalam mengunduh data dapat meminta bantuan KKDATADIK.
4.    Periksa data kebutuhan khusus peserta didik karena peserta didik dengan kebutuhan khusus akan mendapatkan soal sesuai kebutuhan khususnya.

5.    Proses pengisian Dapodik untuk pendaftaran calon peserta UN berakhir pada 31 Desember 2015.

Monday, 7 September 2015

Panduan Cara Registrasi e-PUPNS

Selamat pagi para pembaca. Di pagi yang dingin dan memalaskan diri ini, sedikit kabar gembira bagi para penggemar blog ini, eh, para PNS maksudnya yang berdomisili di wilayah Rembang mulai berhembus. (sebenernya sih bukan kabar gembira, bukan kabar duka, tapi kabar pekerjaan yang harus kita lakukan sudah bisa dimulai). Apalagi bagi yang sudah sangat ingin mengerjakan e-PUPNS. –pekerjaan ini sungguh membuatku tidak bisa tidur nyenyak. Karena dari jadwal tanggal 1 september kemarin, ternyata untuk daerah sini baru bisa dilaksanakan tanggal 07 September ini.
Nah, menghadapi hal ini, Cuma sekedar sharing nih, gimana cara untuk melakukan registrasi di program e-PUPNS. Namanya juga sharing, kalo dibutuhkan ya monggo, kalo gak dibutuhkan ya... gak boleh dong. Harus dibutuhkan kok pokoknya!. –mode maksa sedang on-
Untuk para PNS yang ingin melalukan pendataan di e-PUPNS, langkah pertama yang harus kita lakukan tentu saja harus mempunyai laptop/komputer yang sudah tercover dengan jaringan internet. Kalo sinyal internet didaerah teman-teman sedang lemot, gak ada salahnya kalo membeli paketan internet beserta dengan sinyalnya pula.. –maksudnya apa iniii???-
Pertama-tama, kita login dulu ke http://www.pupns.bkn.go.id dan klik tombol register. Setelah register, maka teman-teman akan langsung diarahkan ke halaman baru yaitu halaman https://epupns.bkn.go.id/menu . Sampai di tahap ini, teman-teman silahkan meregister kan diri dengan menekan tombol “daftar”. Nah, silahkan masukkan NIP Baru teman-teman dan klik pada tanda pencarian sampai data nama dan instansi muncul. Selanjutnya adalah masukkan email teman-teman (disarankan 1 PTK mempunyai 1 Email yang masih aktif), dan kemudian silahkan klik “lanjut”.
Registrasi

Oke, tahap selanjutnya adalah, silahkan mengisi data diri yang diperlukan, mulai dari kata kunci (password), nama ibu kandung, pertanyaan keamanan (ini juga termasuk penting. Karena jika suatu saat lupa dengan kode registrasi, maka pemulihan akun bisa menggunakan pertanyaan keamanan yang telah dipilih. Jadi, ingat-ingat jawaban dari pertanyaan yang telah teman-teman pilih.) setelah selesai dengan pertanyaan tersebut, silahkan masukkan captcha (kode yang terlihat) dan klik tombol registrasi. Nah, pada tahap ini, data registrasi teman-teman sudah mulai tercatat di server dan bisa dicetak bukti registrasinya. Tombol cetak, digunakan untuk mencetak bukti registrasi, dan tombol cetak formulir, digunakan untuk mencetak record data kepegawaian temen-temen yang tercatat di BKN. (jika tidak terhubung dengan printer, bila teman-teman menggunakan chrome, bisa disimpan dulu menjadi bentuk pdf)



Oke, mungkin sharingnya untuk pendaftaran / registrasi selesai sampai disini. Ingat, setelah registrasi, teman-teman belum bisa langsung melakukan login karena harus menunggu verifikasi dari verifikator terlebih dahulu. Lamanya? Relatif. Kadang hanya sebentar, kadang 24 jam. Jadi sabar aja ya...
Contoh Tanda Bukti Pendaftaran dalam bentuk pdf

contoh formulir PNS dalam bentuk pdf


Mungkin nanti suatu saat akan kembali aku apdet yang cara pengisian form dalam pendataan. Menunggu terlebih dahulu ya... salam Pramuka!!

Saturday, 5 September 2015

Cara Upgrade Aplikasi Dapodik 4.0.0 ke 4.0.1

Bagi temen-temen operator sekolah, ketika mendengar kabar aplikasi Dapodik sudah meluncurkan versi 4.0.1, pasti ada diantara kalian yang langsung buru-buru membuka webnya di dapo.dikdas.kemdikbud.go.id untuk mengambil pembaruan yang tersedia disana. Tapi akhirnya harus berujung kecewa. Iya kaaannn? Karena di web nya, ternyata kita tidak bisa menemukan patch 4.0.1, dan hanya bisa menemukan installer aplikasi dapodik versi 4.0.0. bingung? Lalu muncul pertanyaan, lhooo, cara upgrade nya gimana iniii? Iya kaaaannn? Hekhekhek
Situs Dapodik.
Tenang aja teman-teman seperjuangan, memang untuk upgrade aplikasi dapodik versi 4.0.0 ke versi 4.0.1. kita siudah tidak lagi menggunakan cara konvensional seperti yang dulu (menggunakan patch). Tapi untuk versi ini kita bisa langsung mengupgradenya melalui laptop/komputer yang tentunya ada dapodiknya. (gak bakalan bisa di upgrade kalo laptopnya gak ada aplikasi dapodik. Emangnya apa yang mau di upgrade kalo gak ada dapodiknya?). syarat kedua adalah, laptop ato komputer itu harus terkoneksi dengan jaringan internet. (heellooooowww... ini tahun 2015 dengan aplikasi 4.0.0 broooo. Kalo kemarin-kemarin sih kita masih bisa upgrade aplikasi tanpa menggunakan jaringan internet. Tinggal ngopi patch dari temen lain, pindah ke laptop, upgrade, udah beres. Lha sekarang? Pake internet donggg. Modal dikit napa? Cuma bentar aja kok prosesnya).
Nah, setelah semuanya siap, segera saja kita masuk ke aplikasi. Kita isikan username dan password dapodik kita. Lalu? Kita masuk ke tab pengaturan >> cek Pembaruan >> dan tunggu sampai proses selesai. Untuk lebih jelasnya, biarkan gambar yang memandu teman-teman.
 
Tab Pengaturan

Cek Pembaruan

Lanjutkan

Muat Ulang Halaman

Versi 4.0.1

          Nah, jika masih tertera versi 4.0.0 pada dapodik temen-temen, cobalah direload atau di refresh. Insya Allah bisa berubah menjadi versi terbaru.

Oke, selamat mencoba!

Download Form Pengisian data e-PUPNS

Halaman Depan PUPNS
Haduuuhh.. ternyata beberapa daerah masih belum membuka proses untuk registrasi ataupun log in ke e-PUPNS. Masih bingung? Sudah menyiapkan berkasnya yang setumpuk banyak itu? Takut nanti berkasnya kocar-kacir karena banyak tugas selain pendataan ini yang harus dilakukan? Tenang saja, sembari menunggu, tak ada salahnya jika kita meminta mereka yang butuh bantuan kita untuk menuliskannya di form ini. Jadi tidak perlu berkas yang setumpuk, cukup dengan menggunakan form ini, bisa kita perringkas kerjaan dengan berkas yang banyak itu. Kesulitan? Bagi operator, ini mungkin lebih meringankan bebannya. Karena apa? Karena format ini silahkan meminta isian dari para pengguna jasa kita, dengan kata lain, minta di isikan sendiri oleh mereka. Nanti kita tinggal mengentry kannya ke aplikasi secara online sembari menunggu pembukaan server untuk daerah-daerah tertentu. Ukurannya? Tenang, hanya 34 kb. Sangat irit bagi pengguna internet berkuota. Bagi yang berminat, silahkan didownload melalui link dibawah ini melalui mediafire.

Tuesday, 1 September 2015

Cara Daftar Dan Persyaratan Pendataan e-PUPNS

Belum reda tentang fenomena aplikasi padamu negeri yang antara hidup dan mati, dunia pendidikan kali ini sudah harus disuguhi dengan aplikasi yang abru lagi. Lho? Tugas operator? Nanti berarti nambah lagi dong tugas operator? Eiiitttsss, jangan ambil pertanyaan semacam itu dulu. Ini beda bbeeerrooohh. Ini namanya aplikasi e-pupns. Apa itu? Itu kependekan dari Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS), tapi karena dilaksanakan secara elektronik, maka dinamakan e-pupns. Istilahnya ya pendataan ulang PNS Secara elektronik. Keren kan?
Registrasi Sukses
Lalu siapakah yang mengerjakannya? Operator? Bukaaaannn. Namanya saja PUPNS, jadi yang mengerjakan adalah para PNS Masing-masing. Aplikasi ini dikerjakan secara mandiri oleh setiap PNS, dilaksanakan, dientry olah PNS karena itu merupakan identitas diri dari setiap para PNS yang bersangkutan. Masalahnya, ini kan datanya bersifat personal individual, jadi jika nanti dikerjakan oleh operator, kemudian terdapat kesalahan, kasihan operatornya kan? Sudah membantu mengerjakan, kalo bener saja kadang dilupakan, kalo salah pasti jadi sasaran. Ibarat kerja kita ini adalah wasit. Jika memimpin pertandingan dengan baik dan benar selalu saja lupa untuk sekedar ucapan terima kasih, tapi kalau salah sedikiiiiittt saja pasti sumpah serapah langsung datang menghampiri. (mengutip kata-katanya Mas Kukuh :ampun: maaass... )
Nah, sebenarnya postingan ini ingin membahas tentang proses dan mekanisme pendaftaran pupns, tapi karena banyaknya laporan yang menyatakan bahwa masih banyak daerah yang proses registrasinya belum bisa dilakukan, maka, tak apa-apalah jika diisi dengan yang lain.
Pendataan Ulang PNS ini dilakukan karena perlunya pemutakhiran data kepegawaian yang dimiliki oleh BKN ataupun BKD yang lebih berkualitas. Pendataan dimulai tanggal 01 September 2015, dan itu artinya, pada tanggal 31 Agustus ini, semua data kepegawaian kemungkinan besar akan direset untuk dimulai kembali pendataan pada tanggal 01 September. Untuk pendataan, siapkan berkas-berkas seperti berikut ini.
1.     Foto kopi SK 80 % >CPNS
2.    Foto kopi SK 100 %>PNS
3.    Foto kopi Konversi NIP
4.    Foto kopi Karpeg Biasa
5.    Foto kopi Karpeg Elektrik
6.    Foto kopi SK Pangkat Awal sampai Terakhir.
7.    Foto kopi SK Berkala Terakhir.
8.    Foto kopi SK Jabatan awal sampai SK jabatan terakhir.
9.    Foto kopi SK Tugas Belajar
10. Foto kopi SK Ijin Belajar
11.  Foto kopi Ijazah & Transkip Nilai yang digunakan pada saat Pengangkatan CPNS
12. Foto kopi Ijizah & Transkip nilai yang digunakan pada SK pangkat terakhir.
13. Foto kopi Berita Acara Sumpah PNS
14. Foto kopi KTP
15. Foto kopi NPWP
16. Foto kopi BPJS / ASKES
17. Daftar Riwayat Hidup
18. Khusus bagi Guru agar dipersiapkan juga Akta mengajar.
NB. Persyaratan tersebut bisa bertambah sewaktu-waktu sesuai dengan yang dibutuhkan. Semua persyaratan tersebut akan diserahkan ke BKD/ Biro Kepegawaian masing-masing (Kabupaten/ Kota/ Provinsi).
Nah, setelah semua persyaratan terpenuhi, silahkan mendaftar ke e-pupns melalui alamat http://www.epupns.bkn.go.id, atau http:www//pupns.bkn.go.id dan ikuti langkah-langkah selanjutnya.
Lalu pendataannya sampai kapan berlangsung? Nah ini dia yang perlu dibenarkan. Kita diberi tenggat waktu sampai dengan tanggal 31 Desember, tapi, itu pun terdiri dari 4 tahap. Dan sebagai PNS, waktu yang dialokasikan untuk kita adalah 1 bulan, yakni hanya sampai tanggal 1 Oktober 2015. Lengkapnya monggo disimak pengumuman berikut ini.
Tolong di Fahami secara Bijak terkait jadwal pelaksanaan E~PUPNS !
Tahap I : 1 September 2015 s/d 1 Oktober 2015 (Bagi PNS sendiri)
Tahap II : 1 Oktober 2015 s/d 1 Nopember 2015 verifikasi SKPD
Tahap III : 1 Nopember 2015 s/d 1 Desember 2015 verifikasi BKD.
Tahap IV : 1 Desember 2015 s/d 31 Desember 2015 verifikasi BKN..
Jadi jangan LEHA-LEHA karena berita yg beredar diberi waktu s/d 31 Desember.
Nah, sudah jelas kan? Kita hanya diberikan waktu sampai 1 Oktober nanti lhooo. Jadi segera mungkin diselesaikan.
          Meski ini bukan tugas operator, kami sebagai operator pun tidak menutup mata dengan kesulitan yang dialami oleh para PNS. Monggo para PNS yang kesulitan menghubungi operator masing-masing, dan bicarakan dengan kepala dingin solusi terbaiknya bagaimana.

          Oke, cukup sekian dulu tulisan aneh dari aku yang merasa aneh juga disini. kapan-kapan kita bahas lagi yang tentang proses pendaftaran dan juga cara pengisian datanya. sampai blog ini ditulis, untuk daerah Rembang masih belum dapat diakses. Salam pramuka!!

Tuesday, 18 August 2015

17 Agustus dan Karnaval

Setiap memasuki bulan agustus, semua warga negara (dan juga yang Cuma mengaku sebagai warga negara ) indonesia, pasti sibuk dengan kegiatan untuk menyambut kemerdekaan. Ini sangat wajar, karena memang sekarang hukumnya wajib bagi kita untuk ikut serta dalam setiap kegiatan yang dilakukan untuk memperingati kemerdekaan. Gak peduli tua, muda, besar, kecil, kaya, miskin, semua membaur menjadi satu dalam kemeriahan peringatan itu.

Persiapan Karnaval
Banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Mulai lomba makan kerupuk, lomba balap karung, panjat pinang, sampai kegiatan yang sifatnya agak modern seperti “ndangdhutan” dan karnaval. Setiap warga negara juga berhak untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Tidak ada pengecualian. Selain itu, setiap warga negara juga mempunyai hak untuk ikut kegiatan sesuai dengan yang dia bisa. Yang punya karung bisa ikut lomba balap karung, yang doyan makan kerupuk bisa ikut lomba makan kerupuk, yang hobi nyolongin mangga tetangga bisa ikutan lomba panjat pinang, yang hobi menyamar bisa ikutan karnaval dengan berdandan menjadi yang dia pengen, dan yang hobi ngintip bisa ikutan menjadi penonton saja dalam setiap lomba yang diadakan. –gak ada harapan sama sekali-
Sedari kecil aku juga sudah sangat berbakat dalam keaktifan mengikuti kegiatan menjelang Tujuhbelasan. Iya, di negaraku memang lebih terkenal istilah tujuhbelasan daripada 17 agustus. Temen-temen pembaca sudah tahu kan apa itu tujuhbelasan?? Jangan sampai kejadian konyol seperti ini berulang:
X : eh, ayo ikut tujuhbelasan yuk!
Y : ayok! Tapi ngomong-ngomong, tujuhbelasan itu hari apa ya??
X : itu, 17 agustus.
Y : iya, 17 Agustus itu tanggal berapa ya??
X : .....?????!!!!!XKXLJFJDEWDKM
Nah lho, parah kan?? Masak sebagai warga negara indonesia kita gak tahu 17 Agustus itu tanggal berapa?? Kalo gak tahu 17 agustus itu tanggal berapa, wajib dipiara dan dikandangin tuh orang. Masukkan dalam lemari kaca, dan beri tulisan gedhe-gedhe di kacanya dengan kata-kata “Manula”, -Manusia Langka-.
Sedari kecil, aku sudah terbiasa untuk berpartisipasi dalam setiap kegiatan tujuhbelasan. Yang paling sering sih sebagai peserta karnaval, dengan dandanan yang paling gak necis diantara temen-temen yang ikutan. Jika yang lain selalu berdandan dengan penuh keyakinan dalam setiap kegiatan karnaval, tidak demikian halnya dengan aku. Aku dandan menjadi sesuatu yang lumayan banget –lumayan buat digebukin-Yaitu, selalu sebagai atlit olah raga!! Sumpah, enak banget dandan sebagai atlit olah raga ini. Kita sama sekali gak perlu mengeluarkan modal. Karena, sewaktu SD dulu, untuk menjadi atlit olahraga dalam setiap kegiatan karnaval yang dilaksanakan, kita Cuma perlu menyiapkan kaos olah raga (yang dipakai sewaktu pelajaran olah raga), celana pendek (bisa celana olah raga, bisa juga celana sekolah yang berwarna merah atau putih), kaus kaki dan sepatu (keduanya juga dipakai setiap hari kalo lagi sekolah). Nah, selesai deh kita berdandan ala atlit olah raga. Kalo ingin lebih lengkap dikit, bisa bawa raket, bola, ato bed untuk bermain tenis meja itu. Dan Itupun juga hasil pinjeman dari sekolah..
Pakaian Adat, Selalu Dinanti para penonton..

Pakaian Adat 2..

Tentara Mataram

Namun konsekuensinya adalah, dengan dandanan yang sesederhana itu, jangan harap mata para penonton akan tertuju pada kita. Para penonton yang berjajar di pinggir jalan sepanjang jalur karnaval, pasti akan lebih tertarik untuk melihat para peserta yang berdandan dengan modal tinggi seperti mereka yang berdandan ala pakaian daerah, tentara, atau minimal berdandan yang beda dengan yang lainnya lah. Mereka akan berdecak kagum ketika rombongan peserta dengan pakaian adat daerah di indonesia (biasanya di tempatkan pada deretan paling depan dari rombongan karnaval). Mereka akan ternganga menikmati keindahan pakaian yang dikenakan oleh para peserta, sampai terkadang mereka berdecak kagum dibuatnya. Ketika semua rombongan yang bagus-bagus sudah lewat, dan tinggal rombongan yang menggunakan seragam atlit olah raga (biasanya ditempatkan dalam kelompok paling akhir), sebagian besar penonton hampir bisa dipastikan sudah pada bubar. Hanya tersisa sebagian penonton yang masih setia di pinggir jalan. Jangan menyimpulkan kalo mereka tetap disana karena ingin melihat rombongan kami, mereka tetap disana juga mungkin karena lagi shock melihat rombongan yang sangat biasa-biasa saja, sehingga saking shock nya, untuk bergerak saja mereka sudah malas.
Rombongan yang menjadi atlit olah raga, gimanapun menariknya tak akan mampu mengalahkan daya tarik dari mereka yang menggunakan pakaian adat yang bagus-bagus. Jangan harap para penonton akan menoleh pada kita. Kalopun mereka menoleh, pasti dengan gerakan yang tak akan selalu sama, yakni mengelus dada dan spontan mengucapkan “astaghfirullahhal adziiiimmm.... makhluk apa ini ya Allahh... kok ada ya makhluk hemaprodit seperti ini??!!!”.
Dandan Jadi Item -halah- selese kemah langsung gini...

Pemberani... berani selpi sama pocong -jangan dikomen itemnya, baru selese kemah yaaa...

Mungkin satu-satunya cara bagi kelompok yang berdandan menjadi atlit olahraga untuk mendapatkan perhatian para penonton adalah dengan cara selalu tersenyum. Bukan hanya tersenyum, itu pun harus diikuti dengan gerakan-gerakan bernyanyi keras-keras, berteriak-teriak kayak orang kesambet, berguling-guling di jalanan, kemudian buka baju satu persatu, berjoget-joget kekiri dan kekanan dan tak lupa tunjuk-tunjukin tititnya seperti orang gila yang agak waras namun kembali gila lagi setelah kehabisan obat. –jangan ditiru, adegan berbahaya-
Yah, kadang memang kita merasakan dunia ini tak adil. Namun tidak semuanya benar lho. Para peserta karnaval yang memakai baju bagus-bagus, berjalan anggun, pelan-pelan, dan selalu menjadi pusat perhatian para penonton tak selamanya enak. Ada satu waktu ketika para peserta dengan dandanan yang sangat biasa plus gak modal mendapatkan manfaat dari dandanannya. Yakni ketika hari mendung, dan mendadak turun hujan. Mereka yang berdandan sebagai atlit olahraga pasti dengan cepat bisa mencari tempat untuk berteduh, karena mereka tinggal berlari. Bahkan jika perlu, langsung saja berlari pulang. Sedangkan untuk mereka yang berdandan pakaian adat tadi harus minta bantuan orang lain untuk sekedar bisa berjalan cepat. Merka harus mencincing, minta digendong, atau bahkan nangis dulu dan berguling-guling ditengah jalan biar ditolong oleh orang lain biar bisa berteduh. Allah memang maha adil. Disatu sisi Dia memberikan keindahan bagi setiap mata memandang, tapi keindahan itu diwaktu tertentu tak berguna bagi penyandangnya, dan disisi lain Dia memberikan sesuatu yang biasa pada yang lain sehingga tak mampu menarik minat bagi yang melihatnya, namun, sesuatu yang biasa itu sungguh sangat bermanfaat ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. (mantap sekali kata-kataku ya.. hampir nyaingi Bapak Mario Teguh...)
Jadi kesimpulannya adalah, ketika menurut kita, sesuatu tersebut adalah baik, belum tentu hal itu baik, ketika menurut kita itu biasa saja, belum tentu tak ada manfaatnya. Karena Tuhan menciptakan segala sesuatu secara seimbang. Hal-hal yang baik, pasti mempunyai kekurangan, dan sesuatu yang kurang mempunyai pesona, pasti memiliki kelebihan masing-masing..
Back to the topic, -keminggris gayane-. Mungkin dulu, duluuuuuu sekali ketika aku masih menjadi siswa dari sekolah dasarku, para guru begitu sesak dadanya ketika melihat dandanan kami yang dari tahun ke tahun selalu begitu-begitu saja. Tidak kompetitif dan tidak ada perubahan yang signifikan terhadap peserta lain dalam karnaval yang diadakan. Mungkin para guruku dulu menahan-nahan diri untuk tidak memulangkan kami lebih cepat dalam karnaval karena pakaian yang kami kenakan sangat diluar batas kewajaran nalar manusia normal. –pakaian olah raga yang sangat biasa-biasa saja. Bahkan kadang sudah lusuh karena sering dipakai dirumah padahal tidak sedang berolah raga. Maklum lah pakaian multifungsi dan multiguna, selain dipakai untuk pelajaran olah raga, kaos itu pun juga dipakai di rumah untuk bermain, tidur, belajar, dan segalanya. Terkadang malah dipakai buat mandi segala. Jadi wajar lah kalau sampai lusuh gitu-.

Namun sepertinya kesabaran guru-guruku dulu, terbalas dalam era modern ini. Tau gak, karena dulu aku suka memakai pakaian yang biasa aja dalam kegiatan karnaval, maka.... Tuhan membalasnya dengan jalan yang serupa! Anak-anak disekolah yang saat ini aku mengabdi, ternyata juga hobi mengikuti karnaval dengan pakaian seadanyaaaaa.... memang, hidup itu penuh dengan keadilan, apa yang tidak terbalaskan dahulu, mungkin akan terbalaskan saat ini atau nanti.. jadi, selamat hari kemerdekaan ke 70 tahun indonesiaku, terima kasih para pejuang, terima kasih untuk para veteran, dan terima kasih Tuhan yang maha kuasa atas segala rahmat yang telah diberikan dalam memerdekakan negara kami. Salam Olah raga!! –agak nyambung kalo ini.
Anak-anak sekolahku... malah lebih bebas.. hikssss

yang penting kacamata...

Mulung juga ternyata.. hadeeehhh...

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...