Showing posts with label cita-citaku. Show all posts
Showing posts with label cita-citaku. Show all posts

Monday, 21 March 2016

Aku Calon Bintang Besar yang Gak Jadi Bintang... (Chapter 1 : Niat)


Selamat berhari ini para pembaca yang budiman. Bagaimanakah kabar anda semua? Baik-baik sajakah? Ataukah kurang baik? Ataukah tiga perempat baik? Atau mungkin setengah baik? Atau sepersekian baiknya? *maaf, ngelantur. Sebenernya lagi gak pengen ngelantur, tapi memang dasarnya selalu ngelantur kalo nulis ya jadinya ngelantur. Mohon maaf buat yang tidak berkenan, mohon maafkan aku, dan jika masih ada yang belum berkenan memaafkan, mohon dilampiaskan saja pada tetangga atau temen-temenku yang tidak tahu apa-apa.. *ndeehhh?? Maksudte piye iki?
Begini, aku sengaja bikin poetingan ini karena selama beberapa waktu kepikiran terus tentang salah satu bakatku yang sudah lama terpendam. Jika dulu pembaca disini aku cekokin dengan kisah hebatku ketika bermain sepakbola (Hingga pembaca disini mual-mual dan ada beberapa yang muntah-muntah... :berbusa: ), kali ini aku akan membuka sisi lainku yang memang sangat penuh dengan potensi. Masih bingung? Bentar-bentar, aku jabarin sedikit pokok permasalahannya..
Sejatinya, aku yang dikenal di dunia persilatan sebagai salah satu musuh dragon ball ini.... *skip... gak jadi! Ngaco nih orang nulisnya...
Sebenerya... *ini nih yang mulai bener hawa-hawanya... sebenernya, aku yang dulu bukanlah yang sekarang.... *skip lagi! Malah tambah ngaco nih orang.. ente niat nulis cerita kagak sih kong? *teriak Mael, musuh utama dalam mitologi hercules dan tugas yang tak terselesaikan.. apa perlu aku bakar menyan dulu biar kamu gak ngaco kayak gini? *teriak tukim yang sebenernya adalah monster Sukomon..
Skip...
Kosong....
Yap kita mulai lagi, gak usah deh kita bahas si Mael dan tukim yang sebenernya merupakan makhluk absurd (tepatnya astral) yang seringkali muncul dalam cerita-ceritaku dulu...
Temen-temenku yang sekarang tahunya aku hanyalah seorang blogger kelas teri yang tidak bisa apa-apa dan belum mampu menghasilkan apa-apa. Sebagian kecil juga tahu jika aku dulunya adalah pemain sepakbola yang selalu gagal dan tidak pernah diajak berlatih tanding melawan tim manapun (bahkan termasuk melawan tim para wanita, waria atau anak kecil sekalipun, atau malah yang parah, tim ecek-ecek juga aku gak diajak main) meski selalu menjadi orang pertama yang hadir dalam latihan... nah, mungkin saat ini mungkin adalah waktu yang paling tepat untuk membuka rahasiaku yang dulu. Dimana aku memang selalu menjadi anak yang diciptakan Tuhan dengan penuh bakat dan multitalenta...
Aku bersyukur docoptakan Tuhan sebgai makhluk yang penuh dengan potensi, dan lengkap dengan segala talenta. Termasuk... potensiku untuk bermain band.. *gila lu broo? Situ bisa maen Band? Bukannya situ alergi kalo ketemu sama senar gitar gara-gara pernah terjerat di leher? Ini band beneran kan? Bukan band anak-anak? Atau band kasidahan yang anggotanya ibu-ibu pengajian? Ini pasti band sejenis marawis kan?
Stop! Stoooppppp!!! Kalian jangan menjudge aku dengan hal-hal aneh seperti itu kenapa sih? Sebelum kalian tahu dengan kejadian yang sebenarnya!
Skip...
Lanjut lagi ya ceritanya. Abaikan mereka yang selalu saja meremehkan kemampuanku seperti itu...
Iya, seperti telah aku cerutakan secara sekilas di atas tadi, bahwa sebenernya aku juga mempunyai talenta sebagai seorang seniman. Tepatnya sebagai seorang pemain band. Dan pasti kalian (yang suka menghina aku) pada gak yakin kan kalo aku dulu juga mempunyai band? Haha, kalian akan terpesona dengan ceritaku kali ini!
Alkisah -heleh- cerita ini diawali ketika aku masih duduk di bangku SMP. SMP 1 tepatnya.. SMP 1 di tempatku.. disana, sebagai seorang anak dengan intelligensi yang luar biasa (menurut klaim diri sendiri), aku, selain sekolah dengan rajin, juga mulai ikut-ikutan ekstrakurikuler. Berhubung saat itu aku juga sudah mengikuti kegiatan sepak bola di sekitar tempat tinggalku, maka di sekolah aku pun mengikuti ekstrakurikuler yang berhubungan dengan seni. Maka, perencanaan pun mulai aku lakukan...

Misi Pertama... mengikuti seleksi Regu Paduan Suara.

Misi ini sepertinya akan berjalan dengan lancar. Secara sedari lahir, aku memang sudah dikaruniai bakat yang luar biasa dalam olah vokal. Jadi, aku yakin pasti akan lolos dalam seleksi paduan suara ini...
          Hari yang ditunggu pun tiba. Kami untuk pertama kalinya deseleksi secara general dan menyeluruh untuk dicari suara-suara yang pas. Note : ini pas, bukan pals. So, aku yang sudah sering nyanyi dikamar mandi pun dengan pede menyanyikan lagu indonesia raya. Biar gak bingung, para pembaca coba bayangkan, dua ratusan anak dijajarkan di aula, dengan 10 Saf, dan diminta untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya bersama sama. Sedangkan tim Juri, mereka tidak duduk, melainkan berjalan berputar mengeluarkan anak yang dinilai suaranya tidak memenuhi standar minimal untuk masuk dalam tim paduan suara sekolah kami.
          Terlihat, sudah beberapa anak dibarisan depan yang didekati sama tim juri dan dikeluarkan dari barisan. Ahaaa, selamat! Anda belum berhasil masuk dalam tim paduan suara sekolah ini! Suara pas-pasan aja kok mau bergaya ikutan tim paduan suara? Hahay, rasain kau! *kataku, tapi dalam hati... ya iyalah dalam hati.. kan posisi lagi menyanyi brooo!
          Kembali aku berkonsentrasi demi mendapatkan slot tempat dalam tim padus. Tim juri semakin beringas. Menggila dengan kesemena-mena-annya dan kesewenang-wenangannya dalam mengeluarkan anak-anak dengan potensi pas-pasan. Untung saja aku ada dibaris yang paling belakang, jadi masih bisa memasang strategi untuk mengeluarkan suara terindahku ketika jurinya mendekat..

Apakah yang terjadi selanjutnya? Bersambung dulu ya....

Saturday, 1 August 2015

Cara Mudah Mengatasi "Menerima BOS : Tidak" Dapodik 2015 v.4.0.0.

Tidak Menerima Dana BOS
Selamat sore teman-teman pembaca. Di sore yang cerah agak mendung dan dingin sunyi senyap cenderung panas ini (sumpah gak jelas banget maksud definisi cuacanya) sedikit ingin berbagi dengan teman-teman yang berkecimpung di dunia pendidikan, terutama yang mempunyai tugas sebagai operator sekolah. Bagaimana kabarnya? Sudah baik-baik sajakah anda disana? Sudahkah menginstal aplikasi dapodik versi terbaru? (halaaahhh, pertanyaane kok birokratik banget ya. Sok-sok an pake bahasa yang baik dan benar kuwii.. *kabuuurrr.. ntar pemilik blognya ngelempar sandal <<<ngayal menjadi orang lain yang lebih ganteng dari yang punya blog)
Bagi teman-teman operator yang sudah melakukan instalasi dapodik v.4.0.0 (Proses instalasinya bisa dilihat disini ), mungkin menemukan sedikit permasalahan. Selain permasalahan klasik yang seringkali terjadi (semisal mau instal dapodik tapi gak punya aplikasinya, atau bahkan mungkin mau instal dapodik, sudah punya installernya tapi ternyata belum mempunyai laptop karena laptopnya masih dipinjem tetangga atau guru lain), mungkin ada yang menemukan permasalahan lain setelah sukses melakukan proses instalasi. Salah satunya adalah dalam item menerima BOS, di aplikasi tertulis “tidak”. Memang sih sebenarnya ini merupakan permasalahan yang mudah untuk diatasi. Namun bagi yang belum mengerti (seperti aku yang sempet juga bingung karena hal ini), pasti akan membuat pikiran kita tidak tenang, sehingga melakukan apapun tidak tenang.. <<< ciri-ciri orang lebay.
Yap, jika mengalami permasalahan seperti ini sebenarnya cukup mudah kawan. Yang perlu dipastikan adalah, sekolah teman-teman termasuk sekolah yang menerima bantuan operasional (BOS) dari pemerintah. Kan ada juga tuh sekolah-sekolah yang memang tidak menerima bantuan BOS dari pemerintah. Jadi, cara ini tidak berlaku bagi sekolah tersebut. Untuk mengatasi permasalahan menerima BOS yang tertulis tidak, dapat diatasi dengan beberapa cara. Yang pertama adalah dengan refresh biasa (F5 *dalam beberapa merk dan seri laptop, refresh dengan Fn+F5), membersihkan data cache peramban yang dipergunakan untuk membuka aplikasi kemudian di refresh. Jika masih belum berhasil juga, maka permasalahan ada pada data aplikasi dapodik teman-teman.
Coba buka aplikasi dapodik teman-teman, masuk ke Tab “sekolah”, isi semua data disana, simpan, dan jangan lupa pada bagian bawah, pada tab “data periodik (ganjil 2015/2016)”, isikan semua datanya, kemudian simpan. Setelah itu lakukan refresh / reload, dan lihat hasilnya. Insya Allah di beranda dapodik teman-teman sudah tertulis “Menerima BOS : Ya”
Lengkapi Data Ini

Menerima BOS : iya

Oke, sekian dulu sharing dari aku untuk kali ini. Semoga membantu bagi yang bermasalah (asal bukan hidupnya saja yang bermasalah. Kalo ini sih jelas gak bisa membantu apa-apa walopun sudah direfresh sampe tombol refreshnya jebol). Semoga bermanfaat dan jangan lupa, selalu berolah raga! <<<gak nyambung lagi malah.

Tuesday, 16 June 2015

Timnas u-23 Babak Belur di Sea Games 2015, waktunya PSSI Dirombak Total.

          
Mengenaskan. Mungkin itulah yang bisa kita katakan ketika melihat perjalanan timnas u23 kita yang berlaga di Sea Games 2015 Singapura ini. Penurunan prestasi yang sangat mencolokdapat kita rasakan dicabang sepakbola yang selama ini selalu kering prestasi di tingkat internasional. Jika dua kali pergelaran Sea Games kemarin (Sea Games palembang-jakarta 2011 dan Sea Games Myanmar 2013), kita masih mampu meraih medali perak, namun untuk Sea Games Singapura kali ini untuk merebut medali perunggu pun kita kesulitan.
          Tampil dengan mengusung harapan dan juga beban yang tinggi (timnas kita dibebani untuk bisa meraih medali emas pertama semenjak 1991 di cabang sepakbola), para pemain tak mampu tampil lepas. Di laga perdana mereka ditekuk myanmar dengan skor mencolok 2-4. Seperti kita tahu, Myanmar adalah lawan yang mereka singkirkan pada Sea Games sebelumnya, namun di Sea Games kali ini, mereka berbalik mengalahkan Indonesia. Di laga kedua, ketiga, dan ke empat (masing-masing melawan Kamboja, Filipina dan tuan rumah Singapura), tim garuda muda tampil impresif dan memenangkan laga dengan skor 6-1 (Kamboja), 2-0 (filipina), dan 1-0 (Singapura). Namun diatas kertas, ketiga lawan tersebut adalah tim yang kekuatannya sepadan atau bahkan dibawah level timnas Indonesia. Ketika berhadapan dengan thailand di semifinal, timnas Indonesia dilumat dengan skor 0-5, dan pada perebutan tempat ketiga, hanya dalam tempo 45 menit (babak pertama), gawang Indonesia sudah harus kebobolan 4 gol tanpa balas. Dan derita itu dilengkapi dengan tambahan 1 gol lagi di babak kedua, sehingga margin skor antara Indonesia dan Vietnam menjadi 0-5. Sangat sulit untuk menerimanya...

          Kita tidak bisa menyalahkan pemain, namun, yang menjadi sorotan masyarakat adalah, ini merupakan pertandingan terakhir yang bakal dijalani timnas sepakbola Indonesia sebelum sanksi fifa dicabut. Sangat membuat luka bagi para pemain, dan juga para pendukung timnas tentunya. Memang, perlu diadakan perombakan total di tubuh PSSI. Karena masyarakat menginginkan prestasi, bukan hanya bertanding di tingkat internasional, namun lebih sering kalah daripada menangnya. Belum lagi kebijakan PSSI yang mengangkat Aji Santoso sebagai pelatih timnas kali ini. Entah apa alasannya, namun masyarakat masih belum sepenuhnya rela jika timnas u-19 sang garuda jaya dengan pelatih Indra Sjafri-nya, ditendang begitu saja dan digantikan oleh sosok pelatih yang belum teruji kredibilitasnya. Maaf bukannya menjelek-jelekkan Aji Santoso yang sudah bekerja begitu keras guna mewujudkan impian emas Sea Games yang sudah begitu lama di idam-idamkan oleh masyarakat Indonesia, namun, gaya main yang diperagakan oleh anak didik aji, tidak seatraktif ketika timnas u19 garuda jaya dilatih oleh Indra Sjafri. Pola main yang jelas,daya juang yang maksimal, dan yang tak kalah penting adalah, pemilihan pemain yang pas bagi setiap posisi yang diinginkan oleh pelatih.


          Coba lihat gaya main timnas u23 sekarang. Tidak ada penguasaan lini tengah, tidak ada tusukan dari sayap khas Maldini Pali dan tidak ada sprint pantang menyerah layaknya Ilhamuddin. Di lini tengah, Zulfiandi, Paolo Oktavianus, dan Evan Dimas Seakan kehilangan Peran seperti di timnas u19 dulu. Memang, di timnas u23 saat ini ada pemain-pemain yang sama dengan mereka yang bermain di u19, tapi strategi yang diterapkan oleh pelatih, tentunya berbeda, dan banyak ketidakjelasannya. Ini pula yang membuat Indonesia kehabisan ide ketika berhadapan dengan lawan yang sepadan. Pola permainan Indonesia di Sea Games kali ini belum memiliki kejelasan alur, tidak efektif, dan yang jelas sangat tidak mencerminkan sepakbola Indonesia yang atraktif dengan umpan-umpan pendek 1-2 seperti yang diterapkan oleh anak asuh Indra Sjafri dulu.



          Yap, untuk saat ini, Indonesia memang tengah hancur di sepakbolanya. Namun siapa tahu? Mungkin saja nanti akan ada perubahan dari pihak kementerian atau pemerintahan untuk memperbaiki kinerja para pengurus PSSI agar lebih memperhatikan prestasi daripada pelanggengan kekuasaan dan jabatan. Tulisan ini hanyalah suara hati yang menginginkan sepakbola Indonesia maju, berprestasi, dan membanggakan. Tidak ada kepentingan apapun dalam tulisan ini selain bangkitnya sepakbola Indonesia. Kami rindu pelatih seperti Indra Sjafri, kami rindu permainan sepakbola atraktif sepertimana diperagakan oleh timnas u-19, dan tentunya kami masih menyimpan pertanyaan besar kepada PSSI, mengapa Indra Sjafri diberhentikan dan mengapa Aji Santoso dipertahankan? Rombak PSSI!! Jauhkan dari politik dan orang-orang yang tidak berkompeten!!

Tuesday, 12 May 2015

Mengatasi Layar Hitam Pada Windows 7 Download WGA Remover Chew

Pernah mengalami layar laptop yang menggunakan OS Windows 7jadi item gitu? Terus merasa bingung gitu gara-gara gak bisa balikin lagi? Sudah coba macem-macem software tapi belum sembuh juga itemnya? Winsat? Remove wat? Win loader? Gak mempan juga? Jangan putus asa dulu, masih ada kok software yang patut dicoba untuk mengembalikan layar lapto menjadi berwarna lagi. Apa itu? Namanya wga remover chew. Nah, kali ini aku mau bagiin yang v09 (udah lama sih versi yang ini, tapi masih ampuh kok untuk mengatasi layar hitam gara-gara kutukan mikocok).
Sebenarnya saya sudah lama sekali ingin share Tips Menghilangkan Pesan Windows Is Not Genuine Di Windows 7 ini, 
 
Notifikasi Mikocok...
tapi bingung juga soalnya gak ada komputer yang bersedia di jadikan korban. Sampai ada teman datang ke rumah katanya windows nya jadi aneh, dan ketika diselidiki dengan penuh gaya, akhirnya masalahnya sesuai dengan doaku selama ini, yakni layarnya iteeemmmmmm gara-gara windows nya terkena sidak dari microsoft.

Okeiii, langsung aja kita mulai Tips Menghilangkan Pesan Windows Is Not Genuine Di Windows 7 nya. Disini saya menggunakan tool yang bernama WGA Remover Chew v0.9.

Tampilan windows 7 yang terkena sidak bajakan microsoft (layar desktop akan menjadi hitam, dan ketika diganti desktop, maka setelah restart, layarnya akan tetep balik lagi menjadi si black..). cara mengatasinya cukup mudah, ikuti saja instruksinya...

  1. Download tool WGA Remover Chew v0.9. (Linknya ada disini...)
  2. Jalankan.
  3. Klik apply untuk memulai proses.
  4. Tunggu hingga keluar pesan instal sukses
  5. Restart (otomatis)
  6. Selesai

Bagaimana??? Semoga artikel ini membantu teman-teman yang mengalami permasalahan seperti ini. Dan jangan lupa, biar lebih mantap lagi, automatic update pada windowsnya di disable juga yaa...

Monday, 13 October 2014

5 Persahabatan Yang Paling Aneh Di Dunia



Di dunia yang terkenal kejam ini, ternyata masih banyak pula kita temui persahabatan yang sejati. Tidak hanya persahabatan yang dilakukan oleh makhluk sejenis, namun seringkali pula kita temukan persahabatan yang terjalin  oleh mereka yang berlainan spesies, jiwa, bahkan raga. *hadeeeehhhh.... lebay banget...
Dan setelah melakukan penelitian yang berkelanjutan selama beberapa menit, maka, akhirnya, dengan Rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, maka akhirnya aku bisa juga menulis sebuah artikel tentang persahabatan yan terjalin oleh makhluk yang berbeda dalam segala hal.. maka, dengan bangga, aku persembahkan, inilah dia.... 5 Persahabatan Yang Paling Aneh di Dunia...
5. Seorang Bocah Perempuan Yang Bersahabat Dengan Beruang
Pada posisi ke 5 dari persahabatan yang paling menggemparkan didunia ini, ditempati oleh seorang anak kecil dari Rusia yang bersahabat karib dengan seekor beruang. Banyak saksi mata mengatakan bahwa dari kecil, si bocah perempuan yang tidak diketahui siapa bapak dan ibunya, telah akrab dengan sahabatnya si beruang. Sejak kecil dia diasuh dengan penuh kasih sayang oleh sang beruang, dan juga diajari bermacam hal oleh sang beruang. Saat ini, pihak kepolisian Rusia, dan dengan dibantu oleh badan Intelijen Rusia (M16), sedang melacak keberadaan orang tua bocah tersebut. Mereka dinilai sangat keterlaluan karena meninggalkan si Masha (nama anak tersebut) di Hutan yang penuh dengan hewan liar untuk diasuh oleh sang beruang. Mari kita doakan bersama, agar orang tua si bocah segera ditemukan. Amien...
ini adalah sebagian bukti keberadaan bocah perempuan yang diasuh oleh beruang. bagi yang tahu jati diri orang tuanya, segera laporkan ke komisi perlindungan anak terdekat..



4. Persahabatan Kingkong, Biri-biri, Monyet, Cicak, Kampret, Pitik, dan makhluk abal-abal lainnya.
Untuk nomor empat ini, sang penulis tampaknya tidak ingin mendeskripsikannya terlalu banyak. Hanya foto-foto berikut yang menjadi bukti tentang keberadaan persahabatan mereka..




3. Manusia dan Kucing Yang Mengaku sebagai anaknya.



Tau siapa yang ada di foto diatas? Itu bapakku!! Secara de jure, beliau memang bapakku. Tapi secara de facto, sepertinya meragukan. Kenapa? Karena semenjak ada kucing, ternyata kasih sayang bapak lebih besar kepada si kucing daripada kepada anaknya. Hwaaaaaa... coba teman-teman bayangkan, ketika ada kucingnya yang setengah hari gak pulang, maka bapak akan segera berkeliling kampung, sambil memanggil-manggil kucing kesayangannya. Bapak akan berjalan sambil bilang “siiiiinnnggg..... siiiiinnnnggg... siiinnngggg...” untuk memanggil si Bella Annabelle Conchita, atau Markurengus Antonius Ireng dan juga si Tam (ini adalah nama kucingnya Bapak. hehehehehe). Coba bandingkan dengan anak-anaknya, sampai gak pulang beberapa hari juga bapak gak bakalan nyariin. Dibiarin aja, mau pulang, mau gak, yang penting kucingnya sudah pulang dan nyaman dirumah.
 
Si Tam...

Maen Laptop...

Bella Annabelle Conchita..

tidur Pules...

Ngelilir...

Markurengus Antonius Ireng..




Kasus lain adalah ketika jam makan (sehari jadwal makan si kucing ada 4x..), bapak akan bingung dan segera berkeliling kampung (lagi) ketika si kucing tidak ada dirumah Cuma buat ngasih tau kalo jadwal makan sudah tiba. Dan, bandingkan lagi dengan aku. Entah sudah makan atau tidak makan, bapak sama sekali gak peduli. Yang penting, si kucing sudah tidur di kamar dengan perut kenyang. Coba simpulkan cerita diatas, siapa sebenarnya yang jadi anaknya bapak? Kucing pastinya. Lha tidure ae juga sama bapak kok...
2. Persahabatan antara Panda dan Beruang.
Dari dulu, panda dan beruang terkenal sebagai hewan buas yang sangat anti antara satu dengan yang lainnya. Ketika mereka berinteraksi, maka perkelahian pasti tida akan terhindarkan. Namun hukum alam itu tidak berlaku bagi Panda dan Beruang ini. Mereka terlihat sangat akrab dan terlihat sangat bersahabat. Mereka saling berbagi kasih sayang satu sama lain, dan juga saling mengisi dalam menjalani hidup. Sangat romantis.. 
Beruang...

Panda

Beruang dan Panda..

Contohnya adalah ketika sang panda mengalami kegalauan karena patah hati gara-gara ditinggalkan oleh pasangannya, maka dengan setia, si beruang selalu ada disamping sang panda yang gagal move on tersebut. Si beruang dengan sukarela dan senang hati menghibur sahabatnya yang sedang bersedih. Beruang tersebut juga dengan gembira mengajak panda bermain, dan juga dengan rela hati mau diboncengkan panda naik sepeda motor kemanapun yang panda mau. Semua itu demi membuat panda yang gagal move on itu bisa kembali normal menjalani hidup, dan tidak putus asa hanya gara-gara cintanya tidak direstui. Contoh lain adalah, dalam acara-acara yang diselenggarakan oleh teman-temannya si panda dan juga si beruang, sang panda akan mengatakan “Sorry, aku sudah ada cewek yang membonceng” ketika ada yang minta berangkat bareng dia. Dan tahukah pembaca, siapa yang membonceng si panda?? Yups, benar banget, yang membonceng adalah si beruang yang dikatakan sebagai “cewek” oleh panda tadi. Sungguh persahabatan yang bisa diibaratkan bagaikan ulat dan kepompong.. menjijikkan! xixixixi


1. Seorang laki-laki yang bersahabat akrab dengan Patah Hati.
Dan persahabatan yang paling aneh di dunia versi blog ini adalah, persahabatan antara seorang laki-laki yang bersahabat akrab dengan patah hati. Haa??? Iyaaa... jangan kaget. Ini memang ada kok. Dan ini memang terjadi didunia kita ini. Kita tidak perlu membahas siapa dia, dan siapa namanya. Karena gak akan sampai deh aku berikan kepada teman-teman pembaca siapa nama laki-laki tersebut. Aku hanya akan memberikan clue sebuah foto, yang akan mengungkap siapa namanya. Dan sekali lagi, teman-teman pembaca jangan berharap aku akan memberitahukan nama laki-laki itu, karena seperti yang sudah aku bilang, aku hanya akan memberikan fotonya.
Yang Kiri ato yang Kanan??

Ini dia... Laki-laki yang Bersahabat Akrab dengan Patah Hati...

Laki-laki ini adalah seorang yang normal, seperti kebanyakan yang kita temui di lingkungan sekitar. Namun, yang membedakan kita dengan dia adalah, dia bersahabat akrab dengan yang namanya patah hati! Seringkali dia harus merasakan patah hati karena ulah pasangannya. Entah itu karena pasangannya mendua, mentiga, mengempat, atau bahkan melima. Dia juga pernah merasakan patah hati karena pasangannya sadar dari khilafnya, dan berpaling darinya. Dan bahkan yang paling parah adalah, laki-laki tersebut pernah merasakan patah hati hanya karena sang pasangan hanya ingin tahu bagaimana rasanya membuat laki-laki patah hati. Kebangetan banget kan?? Cuma gara-gara pengen tahu rasanya mutusin cowok, laki-laki tersebut harus menjadi korban keganasan pasangannya dulu. Wah, wah, wah... padahal, si laki-laki ini kalo mencintai pasangannya pasti cinta setengah mati lho. Buktinya setiap putus cinta, dia selalu berjalan tanpa arah dan tujuan. Tatapan matanya kosong seperti gak punya harapan untuk hidup lagi. Dan terkadang, dia menyendiri dikamar, merenung, sembari membaca SMS-SMS indah yang dulu dikirim oleh sang mantan..
Namun, seiring berjalannya waktu, patut disyukuri, sang laki-laki yang bersahabat akrab dengan patah hati ini telah menemukan repihan hatinya yang terbaik –meski lika-liku perjalanan cintanya sangat layak untuk diangkat menjadi cerita sinetron (judulnya azab orang yang diam-diam *kidding brooo...). Mungkin, dia bukanlah yang pertama, namun, pasti dia akan menjadi yang terakhir (kata-kata gombalannya dia sih gitu..). sebagai pembaca yang baik, mari kita doakan semoga laki-laki yang bersahabat akrab dengan patah hati ini mampu menjalaninya dengan lancar. Amieeennn...
Itulah 5 persahabatan yang paling aneh didunia versi diaryarmada11.blogspot.com, semoga bisa menambah wawasan kita semua, dan sadar, banyak hal yang terjadi diluar akal sehat kita ini... Pisss...

Monday, 16 September 2013

Calon Pemain Profesional = Best Momment



Cerita Sebelumnya ada disini....
Mungkin momen terbaik yang pernah aku jalani ketika bermain sebagai pefutsal (anggap aja futsall sama dengan sepakbola) adalah ketika bertanding mewakili jurusan di piala UKM Bidang Olah raga. Sebanyak 32 tim bertanding dengan sistem gugur. Kejuaraan intern kampus ini diadakan setahun sekali, dan momen terbaik terjadi pada tahun 2007. Ketika itu, setelah diadakan undian, pada fase awal tim kami berhadapan dengan Tim dari Fakultas Teknik, dari kelas Teknik Perangkat Lunak. (tahu gak pemain tim kami siapa aja?? Yups! Gak salah lagi. Pemainnya adalah para kampret yang tergabung dalam genk Andrea, yakni aku, Mael, Patria, Tukim, mbah Jan, ditambah dari kelas lain seperti Simon, Imam, dan Mael. *memang ada 2 Mael dalam tim kami, tapi Mael yang bukan anggota genk Andrea penampilannya jauh lebih ganteng dan lebih keren daripada Mael yang jadi anggota genk).


Pada pertandingan pertama itu, dengan pemain inti aku, Mael jelek, Patria, Simon, dan Mbah Jan, masuk ke lapangan pertandingan dengan sangat tidak meyakinkan. Kalo aja temen-temen pembaca pada waktu itu hadir, mungkin akan ngakak dan berguling-guling menahan tawa melihat penampilan kami yang sangat mementingkan gaya daripada skill bermain. Kami lebih mirip rombongan singa laut yang tengah menikmati pertunjukan yang dia lakukan. Bayangkan, ditengah sorak sorai penonton yang membahana, kami masih saja melakukan hal-hal gila yang membuat para audiens ingin segera membakar kami hidup-hidup. Ketika tim lawan sedang tegang dan serius mengamati kedatangan kami sebagai musuh tandingnya, kami malah sangat santai. Kami masuk lapangan dengan gerakan ber-dadah-dadah yang semakin membuat panonton menggila. Mail masuk pertama kali ke lapangan dengan gaya mantap melambai-lambaikan tangan, Tukim masuk lapangan dengan menebar senyuman, mbah Jan masuk dengan gaya seperti kiper profesional, yakni lari kekiri lari kekanan, dan yang terakhir masuk adalah aku bareng Patria. Aku hanya senyum-senyum membayangkan berada di stadion Gelora Bung Karno, sedangkan patria... hemmm... dia masuk sambil menebar cium-cium jauh ke seluruh sudut penonton sambil bilang “I love you too... i love you too.. i love you too... thak you... thank you..” (padahal gak ada satupun penonton yang bilang I love you pada kami. Apalagi pada patria. Benar-benar obsesi jadi artis). sembari bilang gitu, sun jauhnya melayang dari bibir ke arah penonton yang pastinya jijik jika beneran dapat sun jauhnya si Patria.
Tsania 11

Zlatan Izmailovic 8


Patria Choy Vichiz 7


Komposisi pemain yang diturunkan pada pertandingan pertama melawan Tim FT TPL waktu itu adalah Mbah Jan (Kiper – kostumnya tak bernomor), Mael Jelek (Belakang-nomor kostum 8, dimirip-miripin dengan nomor kostumnya Zlatan Ibrahimovic yang waktu itu bermain untuk Inter Milan), Simon (Belakang-nomor kostum 6), Aku (Tengah-Gelandangan-Playmaker dengan nomor kostum 11), dan Patria (penyerang dengan nomor kostum kebanggaan 7). Sebuah komposisi yang sangat tidak merupakan komposisi impian. Dan sebelum pertandingan dimulai, diadakan undian untuk memilih bola atau tempat. Dengan segera, meskipun teman-teman tidak menunjukku, aku langsung bergegas ke garis tengah dan bertindak sebagai kapten. Mumpung ada kesempatan, walo gak jadi kapten timnas Indonesia, jadi kapten tim futsal juga gak apa-apalah. Namanya juga sama-sama kapten. heee...
Pertandingan pun dimulai. Kami bermain sama-sama ngotot dan terjadi beberapa kali pelanggaran. Momen terbaikku akhirnya muncul juga. Mendapatkan bola dari sisi kanan, aku melepaskan tendangan keras ke arah gawang (musuh! Bukan gawangku sendiri!). bola melaju dengan keras. Mulutku komat-kamit berharap itu menjadi gol.. bola terus melaju.. menuju ke gawang.. dan.... tapppp!!! Bola ditepis oleh penjaga gawang. Penonton kecewa dan memberikan suara “ooooooooooowwwwwwwww” seperti di pertandingan beneran di tipi-tipi. Sial! Tendanganku hanya menghasilkan sepak pojok!! Mael Jelek segera ke sudut dan mengambil sepak pojok untuk tim kami. Seluruh pemain musuh turun bertahan. Mael mulai bersiap mengambil tendangan. Aku berusaha masuk ke tengah-tengah para pemain musuh. Dari isyarat yang diberikan, mael menandakan akan mengirimkan bola bawah. Dan Bug.. bola ditendang mendatar. Aku yang ada dalam kepungan para pemain musuh sudah putus asa. Yang aku lakukan hanya menjulurkan kaki kiriku dan memejamkan mata. Aku tak tak peduli apa yang akan terjadi nanti. Yang aku tahu, aku  bener-bener merem ketika mael mulai menendang bola ke kerumunan depan gawang musuh. Tiba-tiba... GOOOOLLLLLLL!!!!! Para penonton berteriak menandakan gol telah terjadi. Aku buka mata kiriku, kulihat memang bola tergeletak disudut gawang. Aku buka mata kananku biar lebih yakin. Iya, memang gol!! Tapi siapa yang mencetak gol?? Belum sempat keherananku hilang, punggungku ditepuk oleh teman-teman setim. “Bagus Kong!! Masuk!!”. Aku masih bengong dengan penuh rasa tak percaya. Aku yang masukin?? Aku lihat-lihat sekeliling. Terlihat teman-teman setimku gak ada yang merayakan gol itu. Berarti, kemungkinannya adalah, aku yang masukin! Setelah yakin kalo aku yang masukin bola ke gawang, dengan didahului bengong yang cukup lama, aku akhirnya berteriak.. “GGOOOOOLLLLLLLLLLLL!!!” dan berlari merayakan gol yang kucetak seperti para pemain yang sering aku lihat di tipi. Biar mereka yakin, kalo aku mencetak gol karena kerja keras dan skill ku, bukan karena keberuntungan. (mungkin Cuma aku satu-satunya orang didunia yang mencetak gol dengan cara merem dan Cuma menjulurkan kaki kiri di depan gawang musuh...). sementara itu penonton berteriak-teriak tak karuan. Tapi intinya adalah satu kalimat.. “Telat Kang Ngerayainnya...”







Setelah mencetak gol itu, permainan menjadi semakin keras dan brutal. Berkali-kali kami bergulingan, saling dorong, dan saling jegal. Sampai akhirnya, gak sampai 5 menit setelah mencetak gol pertama tadi, aku yang sedang membawa bola dari sisi kanan, mendapatkan sebuah injakan di kaki kiriku. Sebuah injakan yang aku gak tahu apakah disengaja ataukah tidak. Tapi efeknya sangat luar biasa. Aku harus minta diganti karena pergelangan kaki kiriku rasanya cekot-cekot dan cenit-cenit. Dengan agak pincang-pincang, aku keluar dari lapangan, digantikan oleh imam. Gak tahu dapat inspirasi darimana, sepeninggalku teman-teman malah main lebih kesetanan. Dengan lapangan tengah dipegang oleh imam (yang ternyata permainannya jauh lebih kreatif daripada caraku bermain), permainan kami jadi lebih hidup. Jika waktu aku bermain hanya menghasilkan 1 gol saja (itu pun dengan keberuntungan tingkat tinggi), maka selepas aku keluar lapangan, timku berhasil memasukkan 3 gol lagi. Meski dibalas 1 gol oleh tim FT TPL, namun kemenangan 4-1 tak tergoyahkan. Patria dengan kegilaannya berhasil memasukkan 2 gol, dan satunya lagi dicetak oleh imam dari spesialisasinya yakni tendangan jarak jauh. Yahhh!! Kita menang dipertandingan pertama dan berhak masuk ke 16 besar!! Begitu pertandingan selesai, aku dan anggota lain dari Genk Andrea segera berhamburan ke tengah lapangan. Kami berpelukan dan merayakan kemenangan kami..
Pertandingan kedua, kami berhadapan dengan tim dari kelas bahasa Indonesia. Masih dengan gaya yang sama, kami masuk lapangan. Kami sadar, kami semakin digila-gilain sama para penonton. Buktinya adalah ketika kami masuk lapangan, para penonton berteriak “Gila!! Gila!! Gila!!”. Itu kan buktinya para penonton sangat menggila-gilain kami. Dalam pertandingan itu, komposisi yang dimainkan masih sama. Yakni aku, Mael Jelek, Mbah Jan, Simon, dan Patria. Bertindak sebagai kapten yang ilegal dan tak dikehendaki adalah aku. Xixixi. Dalam pertandingan itu, karena masih belum bener-bener 100% sembuh, maka lagi-lagi aku gak bisa maen lebih dari 5 menit. Untuk kedua kalinya aku digantikan oleh Imam. Ketika aku keluar lapangan, kedudukan masih sama kuat, 0-0. Eh, begitu Imam masuk, permainan jadi berubah dan menjaringkan 2 gol lewat Imam dan Patria. Meski sempat disamakan menjadi 2-2, tapi pada adu tendangan penalti, tim kami akhirnya keluar sebagai juara. Kami berhak untuk maju ke babak 8 besar!! Sebuah prestasi yang membanggakan karena komposisi tim kami terdiri dari para pemain yang cenderung aneh..

4 Andrea...

Chacik Mbot, Mael Mbot, Fitri Mbot...

Pertandingan selanjutnya adalah pertandingan di babak 8 besar. Tim yang kami hadapi waktu itu adalah tim kuat yang merupakan perwakilan dari anak-anak ekonomi. Berbeda dengan yang sebelumnya, pada saat itu, pemain yang diturunkan tidaklah sama dengan pertandingan sebelumnya. Demi efektifitas permainan, pada pertandingan ketiga tersebut, pemain yang diturunkan adalah Mael Jelek, Imam, aku, Tukim, dan Mael Ganteng. Patria yang pada dua pertandingan sebelumnya menggila, tidak bisa hadir tepat waktu karena harus menyelesaikan urusan utang piutangnya dulu. Patria harus ngumpet dulu karena sudah diuber-uber sama penagih hutang gara-gara gak bisa ngelunasin utangnya sesuai dengan tanggal yang telah ditetapkan. Bertindak sebagai kapten, masih tetep seorang pemain ganteng bernomor punggung 11 yang pada kostum tandingnya tertulis nama “Tsania”. Permainan pun dimulai. Entah kesurupan jin penunggu daerah mana, kami bermain sangat buruk pada pertandingan ketiga ini. Aku menduga, mbah jan yang bertindak sebagai kiper pasti telah disuap dengan sebungkus nasi rames ditambah tempe sambel yang dibeli di mbak-mbak penjual nasi didepan kampus yang sering jadi langganan kami ngutang. Mainnya sangat jelek. Tiap ada yang nendang bola ke arahnya, pasti masuk. Kiper macam apa dia?? Gayanya aja sok-sokan jadi kiper profesional. Dikasih bola lambung masuk, dikasih bola datar masuk, dikasih bola menyusur tanah, juga masuk. Kiper macam apa dia itu?? Alhasil, diakhir kisah, dalam pertandingan  ketiga di babak 8 besar itu, kami harus pulang dengan skor tipis, 8-2!!! Benar-benar tipis!! (Tipis dengkulmu!!)
Semenjak kekalahan yang terjadi pada tahun 2007 itu, aku sebagai kapten yang baik (meski para anggota tim gak pada rela aku yang jadi kapten timnya) memutuskan untuk memikirkan kembali cita-citaku untuk menjadi pemain sepakbola timnas. Demi terlihat seperti kapten yang bertanggungjawab, aku memutuskan juga untuk tidak lagi bermain sepakbola ataupun futsal. Sisi baiknya dari peristiwa pembantaian tim kami 8-2 oleh tim anak-anak ekonomi yang akhirnya menjadi juara itu adalah, aku sepenuhnya sadar, aku gak bisa menjadi pemain timnas Indonesia. Selain kualitas yang gak mumpuni, juga karena pasti nanti akan mempermalukan nama bangsa dan negara jika pemain yang bertanding kualitasnya seperti aku. Bisa-bisa menpora akan malu kalo berkunjung ke negara lain gara-gara sering kalah gedhe.
Pengalaman terakhirku ketika bermain sepakbola adalah ketika memperkuat tim Guru di Hari jadi PGRI tahun 2012 kemarin. Terhitung, sejak 2007, aku baru main bola lagi untuk pertama kali setelah 5 tahun vakum. Tau gak, di pertandingan itu, aku jadi starter lho. Aku main sejak awal. Tapi, seperti biasanya juga yang aku alami dulu-dulu, baru 5 menit bermain, sudah ngos-ngosan dan digantikan oleh pemain lain. Memang, nasib tak bisa membohongi. Jika sudah berteman dengan yang namanya bangku cadangan, maka harus baik-baik sama bangku cadangan...ah, ngomong apa sih ini. Kesimpulannya adalah, aku gagal menjadi pemain Timnas Sepakbola Indonesia, dan Indonesia beruntung aku gak jadi pemain Timnasnya. Gitu aja kok mbulet.. udah ah, capek. Mending ngetik-ngetik yang lainnya lagi aja. Untuk sepakbola, cukup sampai disini. Thathaaaaaaa........ salam olah raga!!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...